Home About Us Sitemap Artikel Contact Us Chat Whatsapp Live

Standar Anak Timbangan untuk Kalibrasi

S
egala jenis instrument pengukuran umumnya memerlukan kalibrasi. Salah satunya adalah timbangan yang juga harus dikalibrasi secara berkala dan rutin untuk memastikan bahwa alat ukur tersebut diukur dengan benar serta akurat. Kalibrasi sendiri dapat dilacak secara metrologis merupakan satu-satunya cara untuk dapat mengetahui seberapa akurat pengukuran timbangan. Untuk melakukan kalibrasi pada timbangan dibutuhkan anak timbangan (test weight).

Anak timbang (test weight) yang digunakan secara operasional maupun kepentingan kalibrasi direkomendiasikan untuk diklasifikasikan sehingga sesuai dengan peruntukannya. Ada beberapa standar klasifikasi khusus secara internasional. Standar yang biasa digunakan di Indonesia dalam hal metode pengukuran dan kalibrasi massa (termasuk anak timbang) mengacu kepada standar OIML (Organization Internationale de Metrologie Legale).

Tiap-tiap Anak timbang (test weight) memiliki klasifikasi tertentu berdasarkan kelas yang biasanya memiliki syarat dasar berupa material atau ukuran tertentu. Syarat lainnya adalah batas kesalahan yang diperbolehkan atau maximum permissible error (mpe), serta dalam penggunaan anak timbangan setiap kelas memiliki aturan tertentu yang harus menjadi perhatian. Kelas anak timbangan yang lebih tinggi memiliki syarat prosedur penggunaan yang rumit dan ketat dan diperlukan kehati-hatian serta kecermatan sehingga menunjang ketepatan timbangan itu sendiri.

Umumnya, menurut OIML R111-1 terdapat 3 klasifikasi anak timbang, diantaranya :
1. Kelas M (Medium) : M1, M2, M3
2. Kelas F (Fine) : F1 dan F2 (kelas ini lebih tinggi dari kelas M)
3. Kelas E (Extra-fine) : E1 dan E2 (kelas ini lebih tinggi dari kelas F)


Perhatikan tabel MPE dibawah ini (dalam satuan mg)
Nilai Nominal
E1 (mg)
E2 (mg)
F1 (mg)
F2 (mg)
M1 (mg)
M2 (mg)
M3 (mg)
1 mg
± 0.003
± 0.006
± 0.020
± 0.06
± 0.20
-
-
2 mg
± 0.003
± 0.006
± 0.020
± 0.06
± 0.20
-
-
5 mg
± 0.003
± 0.006
± 0.020
± 0.06
± 0.20
-
-
10 mg
± 0.003
± 0.008
± 0.025
± 0.08
± 0.25
-
-
20 mg
± 0.003
± 0.010
± 0.03
± 0.10
± 0.3
-
-
50 mg
± 0.004
± 0.012
± 0.04
± 0.12
± 0.4
-
-
100 mg
± 0.005
± 0.016
± 0.05
± 0.16
± 0.5
-
-
200 mg
± 0.006
± 0.020
± 0.06
± 0.20
± 0.6
-
-
500 mg
± 0.008
± 0.025
± 0.08
± 0.25
± 0.8
-
-
1 g
± 0.010
± 0.03
± 0.10
± 0.3
± 1.0
± 3
± 10
2 g
± 0.012
± 0.04
± 0.12
± 0.4
± 1.2
± 4
± 12
5 g
± 0.016
± 0.05
± 0.16
± 0.5
± 1.6
± 5
± 16
10 g
± 0.020
± 0.06
± 0.20
± 0.6
± 2.0
± 6
± 20
20 g
± 0.025
± 0.08
± 0.25
± 0.8
± 2.5
± 8
± 25
50 g
± 0.03
± 0.10
± 0.3
± 1.0
± 3
± 10
± 30
100 g
± 0.05
± 0.16
± 0.5
± 1.6
± 5
± 15
± 50
200 g
± 0.10
± 0.3
± 1
± 3.0
± 10
± 30
± 100
500 g
± 0.25
± 0.8
± 2.5
± 8.0
± 25
± 80
± 250
1 kg
± 0.5
± 1.6
± 5
± 15
± 50
± 160
± 500
2 kg
± 1
± 3
± 10
± 30
± 100
± 300
± 1000
5 kg
± 2.5
± 8
± 25
± 80
± 250
± 800
± 2500
10 kg
± 5
± 16
± 50
± 160
± 500
± 1600
± 5000
20 kg
± 10
± 30
± 100
± 300
± 1000
± 3000
± 10000
50 kg
± 25
± 80
± 250
± 800
± 2500
± 8000
± 25000
100 kg
-
-
-
-
± 5000
-
-
200 kg
-
-
-
-
± 10000
-
-
500 kg
-
-
-
-
± 25000
-
-
1000 kg
-
-
-
-
± 50000
-
-
2000 kg
-
-
-
-
± 100000
-
-
Seperti contoh di atas misalnya kelas anak timbangan F1-1kg, maka maximum error yang diperbolehkan adalah 5.0mg. Artinya massa konvensional anak timbang itu harus pada rentang 999.995g hingga 1000.005g.

Anak timbangan yang biasa dipakai untuk kalibrasi timbangan pada laboratorium analitik, baik timbangan lengan maupun timbangan digital analitik untuk formulasi obat dan sebagainya, haruslah menggunakan anak timbang dengan kelas minimal F2. Selain untuk kegunaan tersebut, bisa disesuaikan penggunaan dan beban operasionalnya dibanding dengan toleransi penggunaannya.

signature
Back to top
banner